Showing posts with label info ibu hamil terbaru. Show all posts
Showing posts with label info ibu hamil terbaru. Show all posts

Sunday, February 25, 2018

Info Kesehatan Ibu Hamil Mengenai Keamanan Vaksin Untuk Janin

Info ibu hamil

Sepertinya, belum banyak yang tahu mengenai info kesehatan ibu hamil. Padahal, ilmu pengetahun sekarang ini semakin mudah untuk disebarkan. Dengan menggunakan internet, informasi apapun, tak terkecuali info mengenai kesehatan ibu hamil sangat mudah untuk disebarkan. Akan tetapi, angka kematian ibu dan bayi masih sangat tinggi. Hal ini bukan karena ketidaktahuan tapi tidak adanya kesadaran untuk menjaga kesehatan saat hamil.

Pada tahun 2017, tercatat ada 34 kasus kematian ibu hamil di wilayah Jogjakarta. Dan anehnya, di kota yang cukup modern ini, banyak ibu hamil yang tidak memahami bagaimana cara menjaga kesehatan ibu hamil.

Menjaga kesehatan kehamilan tidak hany cukup dengan mengkonsumsi makanan sehat dan juga melakukan aktivitas ringan saja setiap hari. Informasi kesehatan kehamilan lainnya sepertinya belum sampai di telinga masyarakat. Atau jangan-jangan mereka acuh dengan informasi tersebut.

Contohnya saja vaksinasi. Banyak yang menganggap vaksinasi (atau yang sering disebut dengan imunisasi) itu hanya dipertuntukkan bayi dan balita saja. Pada kenyataannya tidak demikian. Orang dewasa pun boleh mendapatkan suntik vaksinasi ini. Bahkan, sekarang ini ibu hamil sangat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi.

Tidak lagi hal tersebut bertujuan agar kesehatan ibu hamil terjaga. Dan diharapkan agar angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan.

Akan tetapi, masih ada satu pertanyaan. Apakah vaksinasi ibu hamil ini aman untuk bayi di dalam kandungan? Sampai sekarang, memang tidak ada efek buruknya. Namun, belum diketahui efek jangka panjangnya. Yang pasti, dengan melakukan vaksinasi, kesehatan ibu hamil terjaga. Bayi di dalam kandungan pun sehat. Hal inilah yang diharapkan membuat keduanya, ibu dan bayi selamat.

Jenis Vaksin Untuk Ibu Hamil

Setiap vaksin sudah ditentukan berdasarkan usia. Selain itu, ada juga periode tertentu di mana vaksinasi dilakukan.

Dalam hal ini, bukan semua vaksin perlu diberikan kepada seorang ibu hamil. Berikut ini informasi kesehatan ibu hamil mengenai jenis vaksin yang sebaiknya didapatkan oleh seorang ibu hamil.

1.      Tetanus Toksoid
Apa itu vaksinasi tetanus toksoid? Ini merupakan jenis vaksinasi yang mencegah kematian bayi yang disebabkan oleh kuman tetanus. Kuman ini biasanya menyerang bagian tubuh yang terluka.

Lalu bagaimana tubuh mana dari ibu hamil atau bayi yang terluka? Ibu pasti tahu saat bayi lahir, tali pusar dipotong menggunakan gunting. Dan jika ternyata ada kuman tetanus pada seorang ibu hamil, kuman tersebut bisa berpindah ke bagian pusar yang luka setelah dipotong tersebut. Akibatnya, bayi bisa mengalami masalah kesehatan dan bahkan bayi bisa meninggal.

Kasus semacam ini tidaklah jarang terjadi.  Bahkan, kasus semacam ini paling sering terjadi di suatu daerah di mana seorang ibu hamil melahirkan dalam kondisi yang kurang higienis. Maka dari itu, menurut info kesehatan ibu hamil yang dijelaskan oleh para dokter kandungan, seorang ibu hamil harus mendapatkan vaksinasi tetanus toksoid lengkap, yaitu dua kali dengan jarak 1 sampai 2 bulan dan selang beberapa hari sebelum persalinan tiba. Semua itu perlu dilakukan untuk menekan risiko bayi terinfeksi kuman tetanus yang bisa menyebabkan kematian.

2.      Hepatitis B
Sampai saat ini, Hepatitis B merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Maka, wajar jika hampir semua negara di dunia ini memberikan vaksinasi hepatitis B secara gratis kepada seluruh warganya. Inipun dilakukan Indonesia.

Dan vaksin Hepatitis B ini tidak hanya diberikan untuk bayi saja, melainkan juga untuk ibu hamil. Hal ini disebabkan seorang ibu hamil rentan mengalami masalah kesehatan yang satu ini. Pasalnya, bayi yang lahir dari rahim seorang ibu yang terkena Hepatitis B sangat mungkin tertular juga. Dan itulah mengapa bayi yang baru lahir sangat diwajibkan untuk segera mendapatkan vaksinasi Hepatitis B

3.      Influenza
Beberapa kasus bayi lahir dengan masalah kekurangan gizi ternyata disebabkan oleh virus influenza. Dan ternyata virus ini banyak yang didapatkan dari ibu sang bayi sendiri lantaran ketika hamil tidak mendapatkan vaksinasi influenza.

Info kesehatan kehamilan yang satu ini harus diketahui oleh semua ibu hamil. Jadi, vaksinasi influenza tidak hanya menyebabkan batuk pada ibu hamil tapi juga bahaya kekurangan gizi ketika bayi lahir di dunia.
Setidaknya tiga jenis vaksin tersebut harus didapatkan oleh ibu hamil. Apakah ibu sudah vaksinasi selama masa kehamilan ini?

Penyebab Lain Kematian Ibu dan Bayi

Memang bukan infeksi yang disebabkan oleh kuman, bakteri, atau virus yang menjadi faktor utama penyebab kematian ibu dan bayi. Akan tetapi, memang banyak sekali kasus kematian ibu dan bayi disebabkan oleh hal tersebut. Dan jika diusut lebih dalam hal, ternyata hal itu terkait juga dengan tidak didapatkannya imunisasi untuk ibu hamil.

Faktor risiko tertinggi adalah pendarahan. Sementara itu, pendarahan ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa saja karena bakteri, tapi bisa juga disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Contohnya saja aktivitas yang terlalu berat. Ini disinyalir menyumbang penyebab paling banyak di mana terjadi kematian ibu dan bayi.

Itulah mengapa semua ibu hamil harus tahu tahu banyak hal mengenai info kesehatan ibu hamil. Ini tidak hanya sekedar info mengenai makanan sehat apa yang harus dikonsumsi. Lebih dari itu, ibu juga harus tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sesuai dengan usia kehamilan. Semakin detail informasi yang ibu dapatkan, maka semakin rendah risiko terjadinya kematian ibu dan bayi.


Tuesday, February 13, 2018

Apa Yang Sebaiknya Ibu Lakukan Saat Usia Hamil 7 Minggu?


Ibu mungkin sekarang ini semakin giat mencari informasi mengenai nutrisi apa yang harus dicukupi saat usia hamil 7 mingguSebenarnyahal ini juga yang  terus ibu lakukan selama masa kehamilan mengingat kebutuhan serta kadar gizi berbeda sesuai dengan usia kehamilan. 

Dan jangan sepelekan mengenai hal ini. Ada yang bilang hamil muda itu berat. Dikatakan berat karena risiko mengalami keguguran itu sangat tinggi. Lebih tinggi daripada ketika usia kehamilan sudah di atas 7 minggu atau bahkan sudah menginjak usia 7 bulan di atas. Hal ini disebabkan kondisi rahim pada usia kehamilan muda masih belum begitu kuat. Sementara itu, janin pun belum memiliki perkembangan yang sempurna. Kedua hal inilah yang membuat risiko keguguran sangat mungkin terjadi. Bahkan, tidak sedikit seorang ibu hamil muda yang kehilangan janinnya di usia muda. 

Itulah yang membuat ibu harus tahu apa yang sebaiknya dilakukan saat usia kehamilan 7 bulan. Hal tersebut ibu lakukan untuk memastikan risiko keguguran itu bisa dihindari. 

Hal Kecil Tapi Sebaiknya Dilakukan Saat Hamil Muda 
Pada intinyajanin sehat dan perkembangannya baik jika sang ibu juga bisa menjaga kondisi kesehatan tubuhnyaJadibanyak hal yang sebenarnya harus ibu lakukan. Akan tetapisetidaknya hal kecil berikut ini rutin ibu lakukan. 

  • Jalan Santai 
Ini hal yang klise. Namun, banyak yang salah menanggapi hal ini. Banyak orang yang menganggap jalan santai itu jalan di pagi hari mengelilingi taman kota atau sekedar jalan di depan rumah. Sebenarnya, bukan itu. Akan lebih menyenangkan jika ibu melakukan kegiatan ini di tempat yang ibu sukai. Misalnya saja di mall atau di pusat perbelanjaan. Bukankah itu lebih asyik? 

Pada intinyaibu harus melakukan olahraga ibu hamil yang ringanJangan saat 
usia janin 7 minggu justru ibu menjadikan hal tersebut alasan untuk ogah-ogahan melakukan aktivitas fisik 

  • Konsumsi Buah 
Sebenarnya ini tidak hanya berkaitan dengan masalah keguguran saja, tapi juga keluhan kesehatan kehamilan yang dialami oleh ibu hamil muda. Pada saat usia kehamilan baru sekitar 7 minggu, ibu akan sering merasa mual dan muntah. Itu yang disebut dengan morning sickness. Itu hal yang lumrah. Bahkan, harus disyukuri karena hal tersebut menunjukkan bahwa perkembangan janin baik. Menurut ahli kesehatan kehamilan, perkembangan bayi di dalam kandungan itu salah satunya ditandai dengan munculnya rasa mual. 

Namuntentu ibu tidak ingin mual yang ibu alami menganggu kegiatan setiap hari
bukanJangan sampai juga mual yang ibu alami justru membuat kondisi kesehatan memburukOleh sebab ituibu bisa meringankan mual yang ibu rasakan dengan cara mengkonsumsi buah yang segar 

Mual dan muntah sering dialami oleh seorang ibu hamil di pagi hari. Maka dari ituada istilah morning sickness. 
Untuk menghatasi hal tersebutselalu konsumsi buah segar di pagi hariMemang ini tidak bisa 100% menghilangkan mualtapi setidaknya meringankan. 

  • Penuhi Asam Folat 
Perkembangan janin saat usia hamil 7 minggu sangat dipengaruhi oleh asam folatTentu saja nutrisi lainnya juga tak kalah pentingNamunsetidaknya ibu terus mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung asam folat 

Asal folat ini tidak hanya mempengaruhi perkembangan fisik janin tapi juga otak. Dan asam folat ini harus dipastikan terpenuhi jika bayi di dalam kandungan berkembang sesuai dengan yang diinginkan

Jadisekarang ibu tahu kan apa yang sebaiknya ibu lakukan saat sedang hamil muda? 

Hati-Hati dengan Kontraksi 

Dalam dunia medis, kontraksi yang dialami oleh ibu hamil itu merupakan hal yang wajar. Apalagi jika janin di dalam kandungan sudah memiliki organ tubuh yang bisa dikatakan sempurna. Maka dari itu, kontraksi sering dirasakan oleh ibu hamil ketika usia kehamilan sudah mencapai trimester ketiga. Bahkan, kontraksi harusnya sering terjadi ketika seorang ibu sedang menghadapi masa-masa persalinan. 

Lalubagaimana dengan ibu dalam masa kehamilan 7 minggu? Ini yang tidak wajarKontraksi saat hamil muda menjadi hal yang anehJanin belum bisa dikatakan berkembang sempurnaMasih banyak bagian organ tubuh yang belum terbentuk dengan sempurna. 

Maka dari ituhati hati jika ibu merasa kontraksi. Kontraksi ini bukan tidak mungkin bisa mengakibatkan bayi meninggal di dalam kandungan atau keguguranItulah mengapa seorang ibu hamil muda harus menjaga pola makan dan juga kegiatan setiap hari 

Ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi seperti makanan bersantan dan makanan yang pedas. Selain itu, harus dipahami juga bahwasannya tidak semua buah itu bagus untuk ibu hamil. Contohnya saja buah durian dan nanas. Pasalnya, dua buah tersebut ternyata bisa menicu kontraksi. Dan jika kontraksi terjadi di saat kondisi rahim belum begitu kuat atau janin belum begitu sempurna perkembangannya. bukan tidak mungkin keguguran yang terjadi. Jadi, ibu harus hati. Agar ibu bisa melewati masa kehamilan muda dengan baik, sebaiknya ibu terus menggali informasi mengenai hal-hal yang terkait dengan kesehatan ibu hamil 7 minggu.  

Jadi, menjadi seorang ibu hamil muda itu tidaklah mudah. Ada tantangan berat yang harus dihadapi. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat ibu terlalu khawatir. Tetap jalani kehidupan seperti biasa. Ini menjadi waktu yang tepat untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik. Ibu bisa mulai menjalani pola hidup yang sehat agar ibu bisa melewati masa kehamilan muda dengan baik.